Biophosko® Rotary Kiln RKE-2000L: Olah 5,6 m³ Limbah Organik Jadi Kompos dalam 5 Hari

Dilengkapi Aktivator Green Phoskko GP- dan Bulking Agent GP2 untuk membantu menghasilkan campuran kompos yang seimbang, berpori, dan mudah terurai—bahkan di lokasi tanpa sumber listrik melalui pilihan penggerak engine.

Biophosko® Rotary Kiln RKE-2000L

Biophosko® Rotary Kiln RKE-2000L merupakan solusi pengolahan sampah organik dan biomassa berkapasitas 5,6 m³ yang dirancang untuk menghasilkan kompos melalui proses dekomposisi sekitar 5 hari.

Dengan dimensi 300 × 208 × 234 cm, mesin ini memiliki tabung pengolah berbahan fiberglass resin PL 07 LPE setebal 5 mm, sehingga mampu menjadi ruang pengomposan yang praktis dan mudah dioperasikan.

Sistem kerja RKE-2000L menggunakan tabung berputar yang dapat digerakkan menggunakan engine, sehingga memungkinkan penempatan mesin di lapangan yang jauh dari sumber listrik. Tersedia pula pilihan penggerak menggunakan elektromotor untuk lokasi yang memiliki sumber daya listrik.

Putaran tabung diteruskan melalui sistem transmisi sprocket dan rantai RS 80. Tabung cukup dioperasikan selama sekitar 15 menit setiap siklus, sebanyak 3–5 kali per hari, untuk membantu mencampur, membalik, menggemburkan, dan meratakan material organik.

Dengan kapasitas besar, konsumsi operasi rotary yang efisien, serta konstruksi yang kuat, Biophosko® Rotary Kiln RKE-2000L dapat digunakan untuk mengolah:

  • Sampah organik rumah tangga
  • Limbah pertanian
  • Biomassa
  • Limbah ternak
  • Berbagai material organik lainnya

Material tersebut dapat diolah menjadi kompos yang lebih stabil, bermanfaat, dan memiliki nilai ekonomi.

Formula Pendukung untuk Hasil Kompos Optimal

Untuk memperoleh hasil kompos yang lebih cepat, stabil, dan berkualitas, penggunaan mesin Biophosko® Rotary Kiln RKE-2000L dapat dilengkapi dengan Aktivator Kompos Green Phoskko GP- dan bahan penggembur atau Bulking Agent GP2.

Keduanya membantu menciptakan campuran bahan yang lebih seimbang, terutama dari sisi populasi mikroorganisme, kelembapan, porositas, pH, suhu, dan rasio karbon terhadap nitrogen atau C/N ratio.

1. Aktivator Kompos Green Phoskko GP-

Aktivator Kompos Green Phoskko GP- digunakan untuk menyediakan populasi bakteri pengurai yang membantu mempercepat proses dekomposisi bahan organik.

Dosis penggunaannya sangat rendah, yaitu:

1/1000 atau 1‰ dari berat total sampah/material organik.

Aktivator sebaiknya dicampurkan secara merata. Untuk memperoleh distribusi yang lebih baik, GP- dapat dilarutkan atau dicampur terlebih dahulu dengan sebagian bahan organik, kemudian disebarkan secara bertahap ke seluruh material.

2. Penggembur atau Bulking Agent GP2

Bulking Agent GP2 digunakan sebagai bahan penggembur dengan dosis sekitar:

3% dari berat total bahan organik.

Fungsi GP2 antara lain:

  • Meningkatkan porositas campuran.
  • Mencegah bahan terlalu padat.
  • Membantu sirkulasi udara.
  • Menyerap kelebihan air.
  • Memperbaiki struktur bahan.
  • Membantu menciptakan kondisi yang lebih sesuai bagi mikroorganisme.
  • Mendukung keseimbangan rasio C/N.

Jumlah akhir GP2 dapat disesuaikan dengan kondisi bahan. Material yang sangat basah atau mudah memadat mungkin memerlukan penambahan bahan penggembur lebih banyak agar campuran tetap berongga.

Pemeriksaan Kadar Air

Kecukupan air merupakan salah satu faktor penting dalam proses pengomposan. Material yang terlalu kering dapat memperlambat aktivitas bakteri, sedangkan material yang terlalu basah dapat mengurangi aerasi dan menimbulkan kondisi anaerob.

Pemeriksaan sederhana dapat dilakukan dengan uji genggam:

  1. Ambil segenggam material dari beberapa bagian campuran.
  2. Genggam dan remas dengan kuat.
  3. Campuran yang baik tidak mengeluarkan air secara menetes.
  4. Saat diremas, bahan cukup terasa lembap dan mungkin mengeluarkan sedikit air.
  5. Setelah telapak tangan dibuka, bahan tetap menggumpal sementara, tetapi tidak menjadi bubur atau terlalu basah.

Jika air menetes banyak, tambahkan GP2 atau bahan kering lainnya.

Jika bahan terlalu kering dan mudah berhamburan, tambahkan air secara bertahap sambil melakukan pencampuran.

Pengendalian pH dan Suhu

Campuran kompos perlu dipantau agar proses penguraian berlangsung dalam kondisi yang mendukung aktivitas mikroorganisme.

Parameter penting yang perlu diperhatikan meliputi:

  • pH, agar tidak terlalu asam atau terlalu basa.
  • Suhu, sebagai salah satu indikator aktivitas mikroba.
  • Kadar air, untuk mempertahankan kondisi yang mendukung kehidupan mikroorganisme.
  • Rasio C/N, agar tersedia karbon dan nitrogen yang seimbang.
  • Aerasi, agar oksigen tetap tersedia dan bau dapat dikendalikan.

Rentang suhu proses dapat dipantau pada kisaran sekitar 30–55°C, sesuai tahap proses dan karakteristik bahan.

Kenaikan suhu menunjukkan adanya aktivitas mikroba, sedangkan suhu yang terlalu tinggi atau terlalu rendah perlu dievaluasi melalui pengaturan kadar air, komposisi bahan, dan frekuensi pembalikan.

Mesin Kompos Proses Batch

Pada mesin kompos batch seperti RKE-2000L, seluruh bahan disiapkan dan dicampur terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam tabung.

Setelah itu, mesin dijalankan sesuai jadwal rotasi untuk membantu menjaga:

  • Homogenitas campuran.
  • Aerasi material.
  • Pemerataan suhu.
  • Pencampuran bahan selama proses dekomposisi.

Pengoperasian tabung secara berkala membantu material tidak terlalu padat dan mendukung proses penguraian bahan organik secara lebih merata.

Penutup

Dengan kombinasi Green Phoskko GP- sebagai aktivator, GP2 sebagai bahan penggembur, serta pengendalian kadar air, pH, suhu, rasio C/N, dan aerasi, proses pengomposan pada Biophosko® Rotary Kiln RKE-2000L dapat berlangsung lebih terarah dan konsisten.

Formula tersebut membantu memastikan material memiliki struktur yang cukup berpori, populasi bakteri pengurai yang memadai, serta kondisi proses yang mendukung terbentuknya kompos matang dari sampah dan limbah organik.

Untuk informasi produk dan spesifikasi lebih lanjut, Anda dapat melihat Biophosko® Rotary Kiln RKE-2000L, Aktivator Green Phoskko GP-, dan Bulking Agent GP2 melalui tautan produk yang tersedia pada masing-masing bagian di atas.