Dukung Presiden, JASA GILING GABAH Rp 2 trilyun/ bulan UNTUK BISNIS KOPERASI/ KDMP

a close up of a grass

Ajakan KDMP Langonsari agar koperasi/ KDMP buka penggilingan gabah/ beras- yang mendapat respon Presiden RI- dengan mengacu tarif jasa giling gabah jadi beras Rp 1500/kg, perolehan usaha jasa (agregat nasional) 30 juta sampai 31,1 juta ton beras/ tahun telah memberikan pendapatan jasa giling gabah berikut pendapatan jual (dedak, sekam) adalah Rp 117,41 Triliun/ tahun atau rata2 Rp 9,78 trilyun/ bulan.

Komponen Pendapatan Kotor (Total: Rp 117,41 Triliun)

  • Jasa Giling Utama: Memproses 60,21 miliar kg GKG dengan tarif Rp 1.500/kg menghasilkan Rp 90,31 triliun.
  • Penjualan Dedak (Rendemen ~10%): Menghasilkan 6,02 miliar kg dedak. Menggunakan asumsi harga pasar pakan ternak rata-rata Rp 3.500/kg, menyumbang Rp 21,07 triliun.
  • Penjualan Sekam (Rendemen ~20%): Menghasilkan 12,04 miliar kg sekam. Menggunakan asumsi harga sekam/media tanam/briket rata-rata Rp 500/kg, menyumbang Rp 6,02 triliun.

Pengalaman usaha KDMP Langonsari menyediakan saprotan ( pupuk nano, kompos nano, biochar) bermutu tinggi melakukan barter ( belum Inti-Plasma), maka KDMP berkemampuan beli gabah pada harga lebih menarik dibanding dengan B-Log.

Dengan KDMP menggiling gabah pada mesin portabel kaps 350 sd 1 ton/ hari, mencukupi pemenuhan beras beberapa desa, akan tersajikan beras pada harga lebih terjangkau bagi masyarakat. Gabah dari lokasi dekat, pemasaran di sekitar desa, tanpa biaya distribusi seperti oleh B-Log, perberasan tidak memerlukan lagi biaya logistik secara besar (Sonson Garsoni*)

USULAN BISNIS PENGGILINGAN PADI KDMP

Pendapatan KDMP dari jasa giling Rp 1.500/ kg gabah (saat ini berlaku) ++ dedak dan sekam, dengan initial investment mesin portabel 2 unit x Rp 11 jt++kaps 1 ton/ hari.

HPP beras pada harga (patokan GKG pemerintah ) Rp 6500/kg dan rendemen 65%, adalah 100/65 x Rp 6.500= Rp 10.000/kg + jasa Giling Rp 1.500/kg dan kemasan Rp 500/kg atau Rp 12.000/kg. Bandingkan dg harga beras premium saat ini sdh > Rp 15.000/kg, artinya ada margin Rp 3.000/kg

yang pasti lbh menguntungkan bagi KDMP dan harga beras pun akan murah………, dibanding kipas angin Rp 11 juta, harga alat Rp 750.000, beli angin Rp 10.250.000