Cara Kopdes MP Langonsari Mengelola Ekonomi Sirkuler dari TPST Mandiri Energi Sampah Skala Kawasan

leaves, green, botany, rain, wet, drops, raindrop, droplets, waterdrop, green background, nature, landscape

Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Langonsari, Kabupaten Bandung, menjadi salah satu contoh nyata penggerak ekonomi sirkuler berbasis energi mandiri melalui Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) skala kawasan. Bersama EnviGo Skd dan KencanaOnline, mereka berhasil membuktikan bahwa sampah dapat diolah hanya dalam waktu 5 jam menjadi produk bernilai tinggi, sekaligus mendukung kemandirian pangan dan energi desa.

Teknologi Anaerobic & Pirolisis untuk Sampah Energi Mandiri

Teknologi anaerobic digestion (AD) dan pirolisis (MP) terbukti mampu mengubah sampah organik dan anorganik menjadi berbagai produk bermanfaat:

  • Kompos Nano → pupuk cair partikel nano dengan nutrisi tinggi, mudah diserap tanaman, bisa langsung digunakan atau menjadi bahan baku pupuk industri.
  • Arang Bio (Biochar) → karbon aktif dengan kandungan C tinggi untuk perbaikan lahan pertanian, perkebunan, hingga reklamasi lahan tambang.
  • Arang Briket Anorganik → bahan bakar padat dengan kalori tinggi, alternatif energi non-fosil untuk boiler, kompor, maupun burner biomassa.

Proses ini didukung oleh conveyor dan mesin pemilah otomatis yang memisahkan logam, kayu, dan plastik. Hasil fermentasi dalam digester menghasilkan biogas metana (CH4) dan lumpur slurry rendah BOD/COD, yang kemudian ditingkatkan menjadi kompos nano probiotik.

Energi Mandiri dari Sampah

Meskipun pirolisis merupakan proses endotermik (membutuhkan panas), sistem ini tetap hemat biaya karena energi pemanasnya dipasok dari:

  • Biogas (CH4) hasil fermentasi cairan organik,
  • Gas sampingan pirolisis (metana & propana).

Dengan begitu, TPST Langonsari beroperasi tanpa ketergantungan energi eksternal. Bahkan, hasil gas dapat dimanfaatkan untuk PLTBg (Pembangkit Listrik Tenaga Biogas), sehingga benar-benar mandiri energi.

Mendorong Ekonomi Desa

Inovasi ini tidak berhenti pada pengolahan sampah. Kopdes MP Langonsari mengembangkan ekosistem bisnis dengan petani nilam dan padi sebagai anggota koperasi. Produk seperti kompos nano dan biochar mendukung pertanian berkelanjutan, sementara arang briket menjadi energi alternatif yang bernilai jual tinggi.

Dengan demikian, TPST bukan hanya pengolah sampah, tetapi motor penggerak ekonomi desa, menciptakan kemandirian pangan, energi, dan kesejahteraan masyarakat.

👉 Tonton video proses lengkapnya di sini: YouTube