Konsorsium Bakteri Bagi Pengolahan Sampah

Sampah adalah material sisa dari suatu proses dan dianggap tidak memiliki keterpakaian dan tidak bernilai lagi untuk dimanfaatkan bagi proses berikutnya. Tingkat budaya, sosio ekonomi dan penguasaan ilmu pengetahuan suatu masyarakat menentukan status kegunaan atau keterpakaian suatu material sisa. Makin tinggi penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, makin besar pula kemungkinannya merobah material sisa menjadi nilai dan kegunaan baru. Sampah, bagi suatu komunitas tertentu, bisa memberikan nilai dan kegunaan baru bagi komunitas lainnya. Material sisa dari proses produksi makanan, berupa sampah organik di kota, bisa bernilai besar bagi petani guna dijadikan pupuk organik. Ilmu mikrobiologi telah membuka kemampuan baru kepada manusia untuk melakukan isolasi bakteri di alam, yang selama ini diketahui melapukan jenis organik menjadi tanah. Hasil isolat aneka jenis bakteri, jamur dan ragi kemudian digunakan manusia untuk mempercepat penguraian sampah organik itu menjadi pupuk organik.

Selanjutnya, klik :
Kompos ( Green Phoskko Organic Product): Konsorsium Bakteri Bagi Pengolahan Sampah ( Kompos)

1 komentar untuk “Konsorsium Bakteri Bagi Pengolahan Sampah”

Komentar ditutup.