Merakit Produk Di 2 Negara

Ketat dan konsisten Pemerintah Malaysia menerapkan peraturan karantinanya melalui “permit Import” atas semua produk pupuk, mikroba dan kompos “memaksa” PT Cipta Visi Sinar Kencana- sebagai Perusahaan Principal peralatan dan bahan pengelolaan sampah BioPhosko, memproduksi dan memperbanyak inokulan bagi pembuatan aktivator kompos di Negara jiran tersebut. Dengan menggandeng Melaka Biotech dan University of Malaya, inokulan sebagai…

Selengkapnya

Posko Hijau Di Rumah Sakit St Boromeous Bandung

 Mengapa sekelas RS Boromeus kok membeli Komposter Biophosko ? Bukankah ada insinerator guna memusnahkan semua limbahnya ? Inilah yang menarik, para bagian rumah tangga RS Boromeus Bandung suatu saat berkunjung ke CVSK di Jl. Pungkur 115 Bandung – yang tiada lain adalah produsen sekaligus prinsipal komposter Biophosko di Bandung. Para suster yang berkerudung putih dan…

Selengkapnya

Pengembangan Industri Organik: Peluang Bisnis dan Strategi Masa Depan

Kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan lingkungan semakin tinggi, sehingga pengembangan industri organik menjadi salah satu peluang bisnis paling prospektif di Indonesia. Industri organik tidak hanya fokus pada produk sehat, tetapi juga menciptakan rantai pasok ramah lingkungan yang memperhatikan keberlanjutan ekosistem. Dari pertanian, makanan, tekstil, hingga kosmetik, konsep organik kini berkembang menjadi gaya hidup dan peluang…

Selengkapnya

ICT Expo Batam

Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di tanggapi serius oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Propinsi Kepulauan Riau. Hal ini ditunjukkan dengan akan diadakannya Pameran Indonesia ICT Expo 2008 yang akan diadakan mulai tanggal 07 Agustus 2008 hingga 10 Agustus 2008 di Atrium Timur Mega Mall Batam. “Diadakannya pameran ini bertujuan agar masyarakat mengetahui manfaat…

Selengkapnya

Pupuk Tanaman Hias dan Adenium

BATAM (BP) – Komunitas Adenium Batam kini mencuri perhatian pencinta tanaman hias negeri jiran. Adenium berbentuk buaya diboyong pencinta bunga asal Malaysia dengan harga 2.600 ringgit Malaysia (sekitarRp7 juta, red). Sebelumnya adenium tersebut oleh pemiliknya, Ewa cuma dibandrol Rp5 juta. “Pembelinya sendiri yang langsung menawar dengan harga tersebut,” ujar Ewa, di sela-sela pameran bunga di…

Selengkapnya